Monday, March 16, 2015

Cara Menutup Paksa Tab Google Chrome yang Crash

Cara Menutup Paksa Tab Google Chrome yang Crash

CRONOSAL-Sedang asyik berselancar di dunia maya, dan saat membuka sebuah halaman web tiba-tiba muncul pesan yang kurang mengenakan. Aw Snap, Google Chrome has stopped working, Plugin crash, Chrome Stopped, Restart Chrome kurang lebih itu kalimat yang pernah dijumpai oleh hampir sebagian besar pengguna browser terkenal, Google Chrome.

Cara Menutup Paksa Tab Google Chrome yang Crash
Everyone hate this display
Entah mengapa menurut saya Google Chrome lebih mudah crash dibanding Mozilla Firefox. Meskipun terbilang lebih cepat dan fleksibel, tetapi tetap saja seperti kata pepatah "Karena nila setitik, rusak susu sebelanga". Memiliki banyak fitur dan kelebihan tetapi jika mudah crash tetap saja merusak citra Google sebagai penyedia perangkat lunak profesional.

Masalah klasik yang sering dialami para pengguna Chrome adalah tab browser yang macet. Tidak hanya berhenti pada lamannya saja, tetapi tidak dapat dikontrol. Ketika tombol close ditekan, tab tersebut tidak mau menutup. Inilah yang disebut Chrome tab crash. Menjengkelkan memang, itu memaksa kita untuk menekan tombol CTRL + ALT + DEL untuk membuka Task Manager dan menutup aktivitas Google Chrome secara paksa. Tetapi tahukah sobat bahwa fungsi Task Manager juga dimiliki oleh Chrome (mungkin sengaja dibuat untuk antisipasi crash).


Cara Menutup Paksa Tab Google Chrome yang Crash


1. Jangan tutup atau minimize Google Chrome, tekan CTRL + ESC


2. Pilih tab yang crash kemudian klik Akhiri proses

Cara Menutup Paksa Tab Google Chrome yang Crash

3. Tunggu beberapa saat maka tab akan berhenti bekerja secara otomatis. Terkadang ada opsi untuk restart halaman

Apapun kondisinya selama itu bukan Not Responding, fitur Pengelola Tugas pada Chrome tetap bisa diakses. Disana tertera informasi ukuran halaman dan statusnya.

Apa yang menyebabkan Google Chrome mudah crash?

Ada banyak hal yang membuat Google Chrome berjalan lambat bahkan crash. Tetapi sebagian besar terjadi karena memori yang membengkak dan tidak dapat ditampung oleh CPU. Disini peran RAM komputer menjadi yang paling berpengaruh. Tetapi di sisi lain pengguna juga harus 'sadar diri' tentang apa saja yang telah tersimpan di dalam Google Chrome. Sebaiknya bersihkan Google Chrome secara berkala (seminggu sekali).

Nah, cukup itu saja artikel yang sudah saya buat. Semuanya saya dapatkan dari pengalaman saya menggunakan Google Chrome selama beberapa tahun terakhir. Apabila sobat ingin memberi saran, tolong tuliskan lewat komentar. Dengan senang hati akan saya tambahkan dalam artikel yang belum sempurna ini. Semoga dapat membantu ^_^


Berlangganan Artikel Via Email



Gunakanlah form komentar dengan bijak, hanya 20% komentar yang disetujui. Jadi jangan buang waktu Anda.

Jika ingin bertanya, berikan informasi yang detil.

Mohon untuk tidak melakukan spamming