Saturday, April 30, 2016

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

CRONOSAL - Cepat atau lambat, setiap komponen komputer yang bekerja pasti akan mengalami peningkatan suhu yang pada akhirnya berpengaruh pada kinerjanya. Terlebih lagi, suhu yang terlalu tinggi juga berkontribusi untuk mereduksi umur komponen.

Maka dari itu, tindakan preventif untuk mencegah kerusakan komponen dalam waktu cepat ialah dengan memantau temperaturnya. Jika diketahui suhu salah satu komponen sudah teramat tinggi, maka kita tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya. Entah itu mematikan komputer, atau mengaktifkan fan dengan RPM yang lebih tinggi, terserah pada sobat.

Saat ini sebagian besar komponen internal komputer telah diperlengkapi dengan sensor yang mampu mendeteksi suhu di dalamnya.


Beberapa software berikut ini memiliki kemampuan tersebut, ia mengakses sejumlah besar sensor dan mentransfusikannya dalam informasi temperatur dengan jelas dan mudah dimengerti.

Selain itu, 7 software ini dengan sukarela dibagikan secara gratis. Sobat bisa memilikinya tanpa harus membayar lisensi produk.

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komponen Komputer


Open Hardware Monitor

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

Software yang sederhana dan secara frontal menampilkan temperatur beberapa komponen real-time. Open Hardware Monitor adalah software open-source yang memungkinkan sobat melihat dan mengukur suhu CPU hingga HDD. Terlebih lagi untuk CPU, ia memberikan juga detil seperti fan speed, voltages, bus speed, clock speed, CPU load, memory load, dan sebagainya.


HWMonitor

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

HWMonitor adalah software gratis yang mudah digunakan untuk monitoring suhu hardware. Ia memungkinkan Anda melihat kondisi hardware secara spesifik. Pada dasarnya ia memiliki tampilan yang tak jauh berbeda dengan Open Hardware Monitor, tetapi sedikit lebih detil dalam penyampaiannya. Di sisi lain, software ini pun dibekingi oleh CPUID sehingga tidak perlu khawatir soal update programnya.


Real Temp

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

Mengusung nama yang cukup menarik, Real Temp menangguhkan diri untuk memonitor semua processor Intel, single Core, Dual Core, Quad Core, dan Cor i7. Masing-masing processor ini mempunyai sensor termal yang melaporkan kondisi suhu relatif dalam operasinya. Menariknya, disini dihadirkan pula TJmax yang bisa mengindikasikan tingkat panas CPU. Jika CPU memanas, jarak TJMax akan menurun, begitu pula sebaliknya.


CPU Thermometer

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

Ingin yang ringkas sekaligus powerfull, CPU Thermometer bertengger di urutan atas. Software ini memiliki interface yang sederhana tetapi juga jelas dalam menyampaikan informasi suhu, khususnya CPU. Masing-masing core akan ditampilkan status load saat sedang beroperasi. Software kecil ini bisa dijalankan pada startup Windows sehingga akan lebih cepat mengaksesnya.


SpeedFan

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

Salah satu yang difavoritkan dalam daftar ini. SpeedFan membawakan kondisi suhu secara real-time, dengan dibalut ikon yang menjadi penanda apakah suhu naik, turun, atau dalam tingkat terpanas. Ia juga memberikan beberapa tab menu lain dengan informasi yang berguna di dalamnya. Menariknya lagi, SpeedFan mengakses semua sensor suhu dari CPU, HDD, serta GPU.


SensorsView Pro

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

Merasa perlu gambaran suhu yang lengkap? SensorsView Pro bisa jadi jawaban atas ekspetasi ini. SensorsView Pro memungkinkan pelaporan suhu seperti CPU, northbridge, motherboard, VGA, dan hard disk drive. Ia memberikan informasi antarmuka yang cukup detil, tetapi mudah untuk dibaca pula. Belum lagi utilitas lain didalamnya yang membuat software ini kian menarik untuk digunakan.


CPUTempWatch

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

Jika hanya ingin menampilkan suhunya saja, CPUTempWatch bisa berlaku demikian. Software yang sangat sederhana ini hanya terdiri atas jendela yang isinya adalah statisik beserta suhu core pada CPU. Processor dengan multi-core memiliki lebih dari satu kolom statistik yang terus aktif memberikan laporan secara real-time.


7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer

So, beberapa software di atas telah terbukti keakuratannya dalam memaparkan informasi terkait kondisi suhu 'jeroan' komputer, mencakup CPU, motherboard, VGA, hingga HDD.

Baca juga: Cara Mudah Mendinginkan CPU Komputer dan Laptop

Meski ada software yang mampu mendeteksi suhu masing-masing komponen, faktanya beberapa vendor hardware terutama VGA telah mengimplementasikan driver beserta program eksklusifnya untuk memantau suhu bahkan mengendalikan RPM fan.

Baca juga: Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

Demikian artikel ini, semoga bisa bermanfaat bagi sobat yang tengah mencari program gratis untuk memantau suhu komponen. Jadi, sekarang sobat tinggal memantaunya dan segera bertindak ketika suhu komputer telah mencapai angka yang berbahaya.

7 Software Gratis untuk Memantau Suhu Komputer
Penyebab komputer cepat panas.

Thursday, April 28, 2016

Cara Baca Pesan BBM Tanpa tanda "Read"

Cara Baca Pesan BBM Tanpa tanda "Read"

CRONOSAL - Blackberry Messenger, aplikasi chatting ini pasti sudah terinstal di sebagian besar smartphone di muka bumi ini. Sobat pasti sudah sangat familiar dengan tanda "D" dan "R" saat sedang mengobrol dengan orang lain via BBM.

Tanda "D" dengan warna biru berarti "Delivered" yang artinya pesan sudah terkirim ke tujuan. Sedangkan "R" berwarna hijau memiliki arti "Read" bahwa pesan sudah dibaca oleh penerima.

Terkadang ada saja orang-orang yang mengirim pesan yang sebenarnya, tidak penting sama sekali. Well, jika cuma diread pasti akan memberi kesan buruk bagi diri kita, entah disebut sombong atau jutek, atau sebutan lainnya. Padahal kita sendiri tidak tertarik untuk melanjutkan obrolan, dan hanya sekedar ingin mengetahui isi pesan saja.

Nah, untuk itulah maka lebih baik si pengirim tetap melihat tanda "D" dibanding "R" tetapi tidak ada balasan.

Cara Baca Pesan BBM Tanpa tanda "Read"

Demi mencegah munculnya anggapan tersebut, maka dengan membaca pesan BBM tanpa tanda "Read" di pengirim bisa jadi pilihan.

Cara Baca Pesan BBM Tanpa tanda "Read"


1. Buka BBM di smartphone sobat

Cara Baca Pesan BBM Tanpa tanda "Read"

2. Jika ada pesannya, jangan dibuka, biarkan saja. Buka menu slider kemudian aktifkan Airplane Mode atau Mode Pesawat

Cara Baca Pesan BBM Tanpa tanda "Read"

3. Setelah mode tersebut aktif, barulah sobat bisa membaca pesan tanpa takut bakal muncul tanda "R" pada pengirim

Cara Baca Pesan BBM Tanpa tanda "Read"


Setelah pesan dibaca, tutup lagi aplikasi BBM kemudian nonaktifkan Mode Pesawat. Sementara itu, yang dilihat si pengirim statusnya adalah "D" atau Delivered.

Punya pertanyaan? Tulis di kolom komentar :)

Wednesday, April 27, 2016

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

CRONOSAL - Sementara banyak studio game sedang sibuk merakit video game yang telah mereka rancang sejak lama, developer independen masih harus bergelut pada aspek pengembangan game tingkat awal.

Sebelum membangun rumah, maka Anda harus terlebih dahulu menentukan siap arsitek yang mampu menjawab setiap kebutuhan desain rumah Anda. Begitu pula dengan video game, penentuan engine harus dilakukan sejak awal, sebelum game dibuat.

Jika grafis menjadi tolak ukur keindahan suatu game, maka engine yang dibutuhkan harus sesuai. Saat ini Unity 5 dan Unreal Engine 4 sedang menjadi tren di tingkat global, bukan kebijakan produsen yang merilisnya secara cuma-cuma, tetapi juga kemampuan grafis yang ia usung.

Apakah Unreal Engine 4 masih lebih baik dari Unity 5?

Atau... justru Unity 5 telah belajar dan memperbaiki kualitas visualnya?

Seorang developer game bernama Vitaly Okulov merilis posting pada blognya, yang berisi perbandingan grafis antara Unity 5 dengan Unreal Engine 4.

Dalam percobaan yang ia lakukan, Vitaly menggunakan asset HQ Western Saloon untuk diterapkan pada masing-masing engine.

Lalu, bagaimana hasilnya? Biar screenshot yang menjawab.

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4


Jika diamati dengan teliti, maka dapat disimpulkan bahwa Unreal Engine 4 memberikan visual yang lebih detil ketimbang Unity 5.

Di sisi lain, pencahayaan Unreal Engine 4 juga terlihat lebih baik, area jatuhnya cahaya tidak menyebabkan atmosfer ruangan terganggu. Pada Unity 5, cahaya memang lebih terang sehingga membuat kontras sedikit berkurang.

Tentu saja penilaian ini masih sebuah asumsi yang sifatnya subjektif. Lain mata, lain cerita, mungkin Anda punya perspektif tersendiri dalam menanggapi perbandingan ini.


Bagaimana pendapat Vitaly Okulov selaku pihak yang membuat perbandingan ini?

Vitaly menggunakan graphics card GTX 660. Jumlah frame rate yang didapatkan antara kedua engine ini pun berbeda. Unity 5 berada di kisaran 45-50 fps sedangkan Unreal Engine 4 sedikit lebih tinggi, yakni 60 fps.

Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4

Dirinya juga merasa bahwa Unity 5 lebih baik jika diterapkan untuk outdoor, sedangkan UE4 cenderung baik untuk indoor. Meski begitu, ia tetap yakin bahwa UE4 bisa memberikan kualitas outdoor yang lebih baik.

Setiap elemen yang dipakai semuanya sama persis, yang membedakan hanya rendering dari setiap engine. Inilah yang akhirnya memberikan perbedaan kualitas grafisnya.

Terlepas dari penilaian pribadi masing-masing orang, Unity 5 dan Unreal Engine 4 mampu memberikan performa grafis yang mumpuni asalkan Anda bisa mengatur konfigurasinya dengan benar.

Di akhir postingan ini, video trailer antara Unity 5 dengan Unreal Engine 4 ini mungkin bisa membantu sobat melihat bagaimana keindahan visual yang mereka tawarkan.



Selain penilaian, masih banyak aspek lain yang perlu diperhatikan demi menunjang proses pengerjaan game. Well, setidaknya beberapa komparasi di atas bisa sedikit membantu :)


Perbandingan Grafis Unity 5 vs Unreal Engine 4
Engine game baru dari Amazon, Lumberyard.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan

CRONOSAL - Abad 21 merupakan era awal kejayaan telepon genggam yang tidak sekedar hadir sebagai alat komunikasi, namun juga sarana hiburan yang bisa diakses dengan mudah. Seraya dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat, smartphone menjadi andalan bagi sebagian orang untuk merasakan nikmatnya sensasi video game dalam genggaman tangan.

Lantas hal ini pula yang membuat banyak developer menangguhkan diri untuk mengemas ide mereka dan melahirkannya sebagai game bagi platform mobile, khususnya smartphone Android. Anda akan dengan mudah menemukan ribuan game bagi sistem operasi rancangan Google ini, terlebih lagi sebagian besar game yang dirilis memilih menjadi genre Free to Play dengan berbagai alasan, namun pada akhirnya semua akan berorientasi pada profit yang menggiurkan.

Salah satunya adalah Super Tank Wars, game bertema perang yang dengan konsep online multiplayer. Game yang baru saja dirilis di Indonesia ini merupakan hasil rancangan developer terkemuka asal Tiongkok, Handjoy.

Ekspetasi yang terbayarkan, begitulah kalimat yang terucap setelah memainkan game ini, setidaknya menjajal hampir semua konten di dalam game. Review berikut ini akan mengulas lebih dalam terkait Super Tank Wars sekaligus menjadi alasan mengapa ada kalimat "Ekspetasi yang Terbayarkan" pada judul review ini.


Impresi Pertama

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Bicara game online maka mustahil jika tidak memerlukan proses registrasi.
Memang tidak ada hal yang begitu istimewa ketika mulai memainkannya. Seperti pada game online pada umumnya, Anda akan dipandu oleh sesosok karakter yang entah seperti apa bentuk dan wujudnya, namun ia akan menggiring Anda untuk melakukan hal-hal tertentu yang pada dasarnya memberikan gambaran terkait mekanisme permainan.

Anda yang sudah terbiasa memainkan game online khususnya di Android mungkin sedikit memahami tentang hal-hal apa saja yang hadir di dalamnya, terlebih lagi jika Anda rajin mengupdate game-game baru di smartphone Anda. Beradaptasi dengan Super Tank Wars bukan perkara sulit dan tidak menjadi masalah besar sekalipun Anda melewatinya. Namun tidak ada salahnya pula untuk mengikuti panduan di awal-awal permainan.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Dalam tutorial, Anda akan diberi arahan untuk mengenal teknik dasar memainkannya.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Sedikit banyak, ini akan membantu Anda untuk mengetahui lebih detil dinamika pertempuran.

Super Tank Wars tidak sekedar epik dalam beberapa menit awal permainan. Namun ia juga melanjutkan ekspetasi gamer yang memainkannya. Hasil kerja keras Anda akan terbayar dengan reward yang sepadan, setidaknya Anda tidak begitu merasa kecewa ketika kalah dalam permainan, namun tetap puas ketika meraih posisi pertama dan menyabet gelar Ace dan MVP bersamaan.

Sistem quest sendiri juga turut diimplementasikan dalam Super Tank Wars, serta pastinya akan ada penghargaan ketika quest berhasil dieksekusi. Asalkan telaten, maka beberapa quest bisa terselesaikan dalam satu kali battle. Namun seperti "prinsip emas" game online, semakin tinggi level Anda maka tugas yang dibebankan juga semakin berat.

Mengakar pada game MMORPG ala PC, Super Tank Wars sanggup menampung hingga 8 player dalam satu room permainan. Menariknya lagi, jumlah ini berhasil menghidupkan arena perempuran. Tidak sulit untuk menemukan beberapa tank sekaligus dalam sudut pandang Anda hingga pada akhirnya hampir bisa dipastikan, lontaran amunisi menghiasi pandangan Anda.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Ukuran map dan jumlah player yang sepadan, membuat Anda sulit menemukan saat dimana tidak ada baku tembak.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Bertarung dalam jarak dekat, memang tidak direkomendasikan tetapi inilah momen terbaik untuk memacu denyut jantung.

Gameplay-nya yang adiktif membuat saya secara pribadi, tidak mempedulikan quest yang diminta. Secara konsisten jari akan terus menekan tombol Battle, melupakan elemen sekunder pada game yang notabenenya juga berpengaruh penting terhadap performa bermain. Intimidasi kekalahan atau jumlah death yang banyak tidak akan membuat Anda meninggalkan permainan ini begitu saja. Super Tank Wars seolah menghipnotis, memotivasi pikiran Anda bahwa pada pertarungan selanjutnya akan ada kemenangan manis, meski itu masih misteri.


Gameplay

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Tewas dalam perang? Jangan khawatir, Anda akan hidup kembali dalam 3...2...1...

Kontras pertama akan nampak jelas ketika Anda terjun dalam arena pertarungan antar baja dalam Super Tank Wars. Ia memperlihatkan bagaimana satu per satu tank meledak sementara di wilayah lain, tank yang baru saja hancur berkeping-keping hidup kembali berkat waktu revive yang sebenarnya, lumayan singkat sehingga pastikan bahwa tidak akan ada yang mengganggu Anda selama durasi permainan.

Anda akan mengendalikan tank dengan model standar, bentuk yang lazim Anda temukan jika mencari dengan keyword "tank" di Google Images. Tetapi efek yang ia tawarkan agak berbeda, bahkan tidak pernah ada pada tank di dunia nyata. Anda diizinkan menenteng Special Weapons yang mana memiliki damage besar serta kemampuan yang mengagumkan.

Kehadiran Special Weapons jumlahnya tidak terbatas, hanya saja proses recharging memakan sebagian durasi, hingga akhirnya Anda hanya bisa menggunakannya sebanyak 2-3 kali saja. Sebagai gantinya, ada variasi Special Weapons lain yang dapat dijumpai dalam battle, sekali lagi, jumlahnya juga terbatas.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Ukuran Special Weapons yang teramat besar dan sedikit banyak membuat tank lebih mudah dibidik oleh musuh.
Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Namun rasa dahaga akan dibayar lunas setelah misil berhamburan menyerang target Anda bertubi-tubi, tanpa ampun.

Terdapat tiga mode permainan diantaranya FFA, Teammatch, dan Event. Terlepas dari namanya yang beragam, mekanisme permainan masih fokus pada satu orientasi utama, bunuh semaksimal mungkin, mati seminimal mungkin.

Mode FFA mengajak Anda bertarung secara individu, dalam artian setiap player dalam room ini statusnya sebagai musuh. Bisa dibilang, mode permainan ini terasa begitu masif, pertempuran hadir cukup intens, dan skill menjadi penentu score akhir permainan.

Di sisi lain, Teammatch memberikan lebih banyak reward. Ia terasa menyenangkan jika tim Anda bisa bekerjasama dengan baik, mengatur strategi, dan saling bahu-membahu menggalang kekuatan. Sedangkan Event terbagi atas tipe Team League, Single League, dan PK. Satu kelebihan utama dari Event ini ialah reward ekstra yang dibagikan, diluar dari Exp dan Fund.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Sebagian besar dana yang Anda terima akan dialirkan untuk mengupgrade tank dan training pilot.

Tak peduli dari seberapa banyak Anda memenangkan permainan, mendapatkan score tertinggi, atau berhasil menyelesaikan quest, pada akhirnya dana yang Anda terima akan langsung dipergunakan untuk mengupgrade tank, melatih pilot tank, atau membeli item-item yang berpotensi memperbesar kemungkinan menang dalam pertempuran.

Sistem upgrade sendiri menyita waktu yang cukup panjang, terlebih jika ia telah mencapai level yang kian memuncak. Kabar buruknya, Anda tidak diperkenankan mengupgrade lebih dari satu elemen tank dalam sekali waktu. Sebagai gantinya, Anda dapat menebus proses upgrade dengan sejumlah Gold. Tetapi tipikal instan dengan menggadai Gold kurang relevan untuk dipilih mengingat statusnya sebagai benda langka dalam game ini. Kecuali jika Anda rela merogoh beberapa lembar uang (asli) untuk ditukarkan dengan Gold.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Semakin tinggi level Anda, semakin besar tanggungjawab untuk meningkatkan kemampuan tank.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Dalam dunia Super Tank Wars, uang adalah objek yang esensial.

Di luar kapasitasnya sebagai game Android yang mengandalkan kontrol sentuhan, masalah terbesar justru hadir pada kontrol yang kurang responsif. Butuh waktu yang panjang hanya untuk beradaptasi, membiasakan jari-jari Anda mengontrol tank, baik pergerakan, persenjataan, dan penggunaan item selama battle berlangsung.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Kendali kontrol yang sebetulnya kurang nyaman, terlebih ia adalah game shooter yang mengedepankan responsibilitas.

Kurang responsifnya control game, baik pada mode Single Hand atau Double Hand, lebih terasa pada device (smartphone android) yang kualitas touch screen-nya memang tidak begitu baik. Sebab, pada smartphone dengan sensitifitas layar yang mumpuni, aspek pengendalian pada game terasa tak menyulitkan.

Dengan menawarkan mode Single Hand dan Double Hand pada tipe kontrolnya, Super Tank Wars tetap terasa menyulitkan. Lebih buruk lagi, jika layar smartphone Anda kurang sensitif, rasanya akan setengah mati ketika berusaha membidik.

Beruntungnya, berkat implementasi sistem auto aim membuat masalah kontrol pada Super Tank Wars bisa dimaafkan. Selain itu, pemain juga bisa memilih sudut pandang, baik third person atau first person dengan kelebihan dan kekurangan yang ia tawarkan masing-masing.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Tidak perlu membidik persis ke arah musuh, sistem auto aim akan memudahkan Anda membidik sasaran.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Mode tampilan first person memberi atmosfer berbeda, ia terasa lebih epik.

Sesibuk apapun Anda mengupgrade tank, membeli item mahal, naas pada akhirnya sistem kontrol yang ia usung saat ini menjadi sumber frustasi tersendiri. Adanya auto aim memang memberi kontribusi tersendiri, sayangnya tidak sepadan dengan kesulitan yang ia suguhkan. Ini menjadi catatan penting bagi developer untuk memperbaikinya.


Kesimpulan

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Tidak menutup kemungkinan Super Tank Wars akan menjadi game yang digemari banyak gamer Android, di Indonesia.

Jadi, apa kalimat yang tepat untuk menggambarkan Super Tank Wars? Tidak ragu lagi untuk menyebutnya sebagai game yang berpotensi memiliki nama besar di Indonesia, apalagi dengan jumlah gamer platform Android yang jumlahnya selalu meningkat.

Pengalaman bermain akan lebih condong pada kemampuan destruktif yang dimiliki setiap tank. Anda bisa membunuh dengan cepat, atau justru menjadi korban pertama secara instan. Tank bukan kendaraan tempur cepat, jadi hal terbaik yang bisa Anda lakukan ialah mengintimidasi musuh dari jarak jauh. Mengendalikan tank sekaligus membidik musuh cenderung menimbulkan sensasi frustasi, namun adanya auto aim membuat masalah ini bisa sedikit dimaafkan.

Sementara itu, dalam arena pertempuran sendiri, Super Tank Wars menjamin kepuasan maksimal setiap kali Anda berhasil melenyapkan musuh. Anda bisa menikmati reward tambahan tepat di titik dimana tank musuh meledak. Sistem upgrade diracik cukup baik dan tidak menyulitkan, hanya saja butuh kesabaran ekstra.

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
Kualitas visual yang tidak begitu mengecewakan, apalagi statusnya sebagai game Android.

Soal kemampuan grafisnya, Super Tank Wars memilih untuk terlihat lebih kartunis ketimbang realistis. Hal ini diharapkan agar performa game tetap lancar bahkan ketika harus dijalankan pada smartphone berspesifikasi rendah sekalipun. Namun bukan berarti ia buruk dalam kualitas visual, tekstur pada bangunan sekalipun masih bisa terlihat jelas dari jarak yang lumayan jauh.

Hanya melihat beberapa screenshot gameplay-nya saja, secara ajaib hype akan terbangun dan pikiran mulai berangan-angan akan serangkaian permainan yang menyenangkan. Kabar baiknya, ekspetasi ini dibayar tuntas oleh Super Tank Wars.

Kelebihan:
  • Permainan yang adiktif, tetapi tidak terasa repetitif
  • Arena pertempuran yang selalu aktif
  • Grafis nyaman dipandang
  • Special weapons
Kekurangan:
  • Kontrol tank dan senjata yang mengundang frustasi

Review: Super Tank Wars - Ekspetasi yang Terbayarkan
1 vs 1, feeling amazing but too many risks.

Super Tank Wars
Platform: Android (requires 4.0.3 or higher)
Size: 119MB
Rating: 12+
Get it on Google Play


Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

CRONOSAL - Bicara tentang hardware komputer khususnya graphics card atau sering disebut VGA, kita pasti punya masalah yang sama terkait komponen pengolah visual ini. Selain harganya yang cukup tinggi, masalah temperatur menjadi topik hangat tersendiri yang masih terus dibahas di forum-forum komputer.

Sebelum kita lanjut ke inti postingan ini, saya memiliki permasalahan terkait VGA yang saya gunakan sehari-hari, yakni GALAX GTX 950.

Beruntung tipe graphics card yang saya pilih ini berstatus unclocked yang berarti bisa bisa ditingkatkan speed clock-nya. Performa memang meningkat, tetapi juga berimbas pada suhu yang meningkat selaras dengan setting overclock yang saya atur.

Tak ingin menurunkan kemampuannya serta disaat yang sama juga tidak menjadikan temperatur VGA bagai neraka, akhirnya saya mencari solusi untuk mendinginkan VGA di internet.

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium
Umumnya, suhu rata-rata graphics card akan meningkat ketika ia di-OC

Setelah mencari dan bertanya ke beberapa orang, dapat disimpulkan bahwa cara terbaik untuk menjaga suhu VGA ialah dengan sistem pendingin cair atau water cooling.

Next, saya kemudian beralih ke beberapa online shop dan mencoba menemukan water cooling untuk VGA.

Dan akhirnya saya mendapatkannya...

...sebuah 

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium
NZXT Kraken G10 bundle with Kraken X61 (credit: NZXT)

Ya, produk water cooling VGA di atas bernama NZKT Kraken G10 yang di-bundle dengan Kraken X61. Harganya di pasaran lokal mencapai Rp 2 jutaan.

Meski sangat efektif untuk mendinginkan GPU, keinginan saya untuk memilikinya harus dihalangi oleh dompet. Well, akhirnya saya menemukan solusi lain.


Heatsnik VGA terbuat dari aluminium

Hampir semua VGA di muka bumi ini menggunakan bahan aluminium sebagai media penampung panasnya. Alasannya? Karena harganya yang murah, bobot ringan, serta cukup baik menyerap panas.

Sebenarnya ada lagi bahan yang lebih baik dalam menghantarkan panas, yakni perak dan emas. Sayangnya karena kedua logam tersebut menjadi komoditas yang sifatnya kapital, maka produsen sekelas Gigabyte hingga Corsair pun enggan untuk memproduksinya.

Nah, dari sini saya berpikiran untuk mengekspansi heatsink pada VGA. Tentu saja tidak perlu melibatkan teknik pengelasan.


Kawat aluminium untuk mengurangi panas heatsink

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium
Kawat aluminium (credit: Amatek)

Sederhananya, saya ingin menambahkan kawat aluminium untuk dipasangkan pada heatsink VGA. Hal ini bertujuan agar panas pada heatsink bisa disalurkan dan otomatis mengurangi beban panas VGA.

Begitu muncul ide ini, saya langsung bergegas membeli kawat aluminium yang bisa didapatkan di toko material, bahkan beberapa seller online pun menjual barang ini.

Harganya pun tak sampai Rp 10.000 per meter.

Disini saya menggunakan...

Kawat aluminium sepanjang 1 meter dengan diameter 3 mm.

Dimana akan dipasangkan?

Kebetulan VGA saya memiliki bagian heatsink yang menonjol keluar. Lihat gambar berikut:

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium
Disinilah kawat aluminium akan dilekatkan (credit: JagatReview)

Menariknya bagian ini pula yang menjadi penyebar panas ke lembaran-lembaran aluminium. So, tepat sekali jika kawat aluminium dipasangkan disini.


Bagaimana caranya?

Jika bahan dan konsep sudah siap, kini tinggal eksekusi.

1. Lepaskan VGA dari komputer terlebih dahulu, ini agar lebih leluasa saat instalasi kawat aluminium

2. Hubungkan kawat ke heatsink, buat pola melingkar seperti ini

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

3. Nah di sisi lain kawat, buat pola spiral atau pola lain dengan catatan ia tidak saling bersentuhan

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

Sehingga akan terlihat seperti ini:

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

NB: Untuk memasang kawat aluminium, sobat bisa menggunakan tang untuk mempermudah membentuk kawat, namun jika memungkinkan, tangan kosong pun sudah cukup.
4. Pasang kembali VGA yang telah dimodifikasi tadi ke motherboard komputer

5. Bila perlu, jika punya fan tambahan, bisa digunakan untuk mendinginkan kawat aluminium ini

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium
Metode greget, menggunakan fan CPU sekaligus untuk mendinginkan kawat aluminium


Terlihat aneh, bahkan konyol...

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

Tetapi hasil akhir berkata lain...

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

Memang perbedaannya tidak begitu mencolok, antara 3-6 derajat Celcius saja. Tetapi angka ini sudah cukup memuaskan, setidaknya untuk sebuah eksperimen sederhana dengan sebatang kawat.

So far, saat memainkan game GTA V, kehadiran kawat aluminium pada heatsink sedikit mengurangi panas yang biasanya cukup tinggi, bahkan mencapai 70° C, tetapi kini maksimal 64° C dan itu jarang sekali terjadi.


Kesimpulan

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

Ternyata kawat aluminium sepanjang 1 meter dengan diameter 3 mm sanggup mereduksi panas hingga 6° C. Tidak terlalu tinggi, tetapi penurunan suhu pada VGA sangat berharga bagi performa dan daya tahan produk.

Di sisi lain, harganya yang murah dan keberadaannya yang mudah didapat, membuat kawat aluminium bisa menjadi opsi sederhana untuk mengurangi suhu yang tinggi pada VGA.

Tidak menutup kemungkinan dengan menambah panjang kawat dan merekatkannya pada berbagai bagian heatsink akan membuat penurunan temperatur lebih signifikan.

Terlepas dari itu, modifikasi ini juga sedikit merusak penampilan VGA. Bagi saya ini tidak masalah, tapi lain cerita bagi mereka yang memiliki prinsip "beauty PC".

Intinya, eksperimen kali ini... successful!!!

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium

Well, sekarang pilihan berada di tangan sobat, apakah ingin menerapkan metode ini atau tidak, atau mungkin punya inisiatif metode lain. Why not?

Eksperimen: Mendinginkan VGA dengan Kawat Aluminium
Me trying implement a mod

What do you think? Share in comment!