Wednesday, February 3, 2016

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

CRONOSAL - Tak ada salahnya mengadaptasi serial anime untuk kemudian dijadikan proyek game yang ambisius. Sebut saja Gundam yang beberapa waktu belakangan menjadi inspirasi bagi beberapa kalangan developer untuk menciptakan game dengan atmosfer pertempuran robot dengan harapan model pertempuran yang berbeda. Dengan robot maka arena permainan terasa lebih destruktif, dipenuhi efek ledakan yang fantastis.

Salah satu developer indie asal Bangkok, Thailand merancang sebuah video game futuristik dengan tema yang agak mirip dengan Titanfall. Game tersebut adalah Dual Gear. Secara garis besar Anda menjadi pilot atas robot yang Anda pakai sebagai alat tempur. Ia memiliki jangkauan serangan yang lebar dengan aksi dramatisir.

Tinggi robot sekitar 6 meter dengan bentuk humanoid. Sisi taktis militer dipadukan dengan teknologi berhasil dilahirkan dari hasil kerjasama organisasi Gaia Belt. Sementara, perusahaan serupa juga hadir dengan nama Trinity Element. Suatu ketika terjadi serangan teroris yang juga memanfaatkan teknologi robot. Alhasil kedua perusahaan yang berjuang sendiri-sendiri pada awalnya, akhirnya melebur dengan nama Dual Gear.

Dual Gear terinspirasi dari tokoh robot fiktif dari Jepang. Dengan demikian maka bentuknya sangat klasik. Mempertahankan bentuk ramping namun tetap terlihat garang. Tak hanya itu, bentuk senjata yang serba raksasa juga menjadi bagian identiknya.

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha

Dual Gear - Pre Alpha


Download Dual Gear Pre Alpha

Dengan balutan Unreal Engine, maka tak heran juga kualitas grafis dari Dual Gear pantas diacungi jempol. Elemen border di hampir setiap sisinya terasa kuat, tetapi secara bersamaan ia juga menampilkan shading yang spektakuler, selaras dengan pencahayaan. Belum lagi efek visual lain ketika terjadinya aksi tembak-menembak. Dapat disimpulkan bahwa Dual Gear amat menjanjikan.

Kendati masih dalam tahap pre alpha, Dual Gear sudah memberikan gambaran mekanisme permainannya yang solid. Secara garis besar sudah memuaskan, hanya tinggal desain terrain yang harus dibuat lebih kompleks dan variatif.

Satu hal menarik sekaligus pada Dual Gear datang dari asal developernya. Meski diracik oleh developer dari negara berkembang Thailand ternyata mampu mendongkrak animu gamer terhadap proyek besutannya.  Setidaknya ini menjadi dorongan bagi developer asal Indonesia untuk terpacu membuat game yang lebih inovatif lagi (jangan horror mulu -_- ).

Halaman crowdfunding Dual Gear.
Dual Gear (Pre Alpha)
OS: WindowsProcessor: AMD Phenom II X4/ Intel quad-core Q6600
RAM: 4GBGPU: AMD 7750 or better/ NVIDIA 550Ti or better
Rating by CRONOSAL: 8/10

Berlangganan Artikel Via Email



Gunakanlah form komentar dengan bijak, hanya 20% komentar yang disetujui. Jadi jangan buang waktu Anda.

Jika ingin bertanya, berikan informasi yang detil.

Mohon untuk tidak melakukan spamming